Thursday, December 11, 2008

Jakarte Punye Cerite Part 2

Belajar inggrisnya pasti di 1001...

Cowo bule: (mau masuk lift) "Excuse me, sir..."
Bapak-bapak berkumis sok jago: (langsung menyingkir)" Oh, yes, yes! Kiss me, kiss me!"
Cowo bule: "..."

Didengar oleh seisi lift yang kasihan ke istri bapak itu.

Awas, saya jadiin susu kalian semua!

Boss: “Kalian tuh selalu saja melakukan kesalahan. Salah lagi, salah lagi, berapa kali harus ngomong?”
Anak buah: (diam tak membalas).
Boss: “Emang kalian tak belajar dari pengalaman...” (terus mengoceh)
Anak buah: (tetap diam)
Boss: “Kalau kalian kaya gini terus sama aja kaya kedelai!”
Anak buah: (diam menahan tawa)
Boss: (terus mengoceh)”... Kedelai aja tidak akan melakukan kesalahan dua kali.”
Anak buah: (diam dan badan bergerak-gerak menahan tawa)

Didengar oleh seluruh departemen kreatif yang berusaha tetap menghormati bos mereka.

Gak mungkin deh menang adu mulut sama ABG...

Eksekutif Muda: "Loe nih gimana sih nyetirnya, kok ngerem mendadak tiba-tiba!"
Cewek ABG: "Lah... Loe-nya bego, gak ngeliat mobil gua segede gitu ngerem!"
Eksekutif Muda: "Ngomong yang sopan yah ke orang lebih tua, gak pernah makan bangku sekolahan yah?"
Cewek ABG: "Emangnya gua rayap!"

Wijaya, didengar oleh sekumpulan warga yang menonton dan tertawa diam-diam

Dinamo saya lagi rusak, mas...

Pengendara motor: "YEEE... Bang, kalo belok pake sen donk!" (dengan emosi marah luar biasa)
Tukang Roti bersepeda: "Hah?" (dengan muka binggung)
Pengendara motor: "..." (Malu, langsung tancap gas)

Jalan Pangeran Antasari, didengar oleh seseorang yang kebetulan di samping pengendara motor tersebut.

Mungkin jadi kuah?

Pembeli: "Bu, nasi, ayam, teh botol."
Penjual: "Nasi, ayam, teh botol... Minumnya?"

Wisma mulia, didengar oleh pembeli lain yang baru tahu teh botol bisa dijadikan lauk.

Source : Nguping Jakarta

No comments: