Wednesday, November 19, 2008

Otong pengen Motor Balap

Tersebutlah kisah sebuah keluarga sederhana di sebuah desa kecil, dengan nama sang kepala keluarga yaitu Pak Badrun. Saat ini dia beserta keluarga kecilnya tinggal di rumah yang cukup besar dengan 2 kamar tidur. Anaknya yg bernama Otong mendapat jatah tidur sendiri.
Namun 1 tahun kemudian Pak Badrun meninggal dunia saat sedang narik, Bajaj-nya terserempet kereta api di lintasan kereta api Jagorawi (emang adaa?..).
Selang beberapa bulan ditinggal sang suami, membuat ibu si Otong gelisah alias KKN (konag-konag nanggung). Suatu siang sepulang sekolah, Otong mendengar suara-suara gelisah dan erangan- erangan dari kamar ibunya, lalu si Otong mengintip dari celah pintu yang terbuka. Dilihatnya sang ibu tiduran terlentang tanpa menggunakan sehelai busanapun dan kakinya terbuka lebar sambil kedua tangannya memegang bagian (maaf) "itu"nya, sambil mengerang berulang-ulang : "Ouch..ach..achchch, saya mau laki-laki, saya mau laki-laki" Lalu si Otong pun pergi meninggalkan ibunya sambil menggeleng-gelengkan kepala. Kejadian itu berulang-ulang terjadi, bahkan hampir setiap 2 atau 3 kali dalam seminggu.
Sampai pada suatu hari sepulang sekolah, si Otong mendengar sang ibu sedang cekikikan dgn seseorang didalam kamar. Si Otong pun mengintip, dilihatnya sang ibu sedang bercengkrama dengan seorang laki-laki di atas tempat tidur tanpa menggunakan busana. Melihat itu si Otong pun tersenyum lebar sambil pergi ke kamarnya meninggalkan sang ibu yang sedang dimabuk asmara. Sesampai di kamar si Otongpun menanggalkan seluruh pakaiannya dan menelentangkan dirinya diatas kasur meniru apa yang dilakukan ibunya, sambil mengerang dan berseru berulang-ulang : "Ouch..ach..achchch, saya mau motor balap, saya mau motor balap."

No comments: